Ada yang bisa jelasin pengertian dari kata “ikhlas”?!?!?!?
#Kalau aku sih gak bisa,,, Hhahahahaha
Aku merasa tertarik dengan kata itu setelah berpisah dari
seorang pria yang dulu notabennya memiliki kedekatan sama aku, banyak yang
kasih wejangan setelah kejadian itu “udah ikhlasin aja dia”, udah kaya orang
meninggal aja suruh ikhlasin. Hhehehehe. Awalnya sempat aga sensi juga dibilang
gitu, karena pada saat itu aku emang gak ngerti maksud mereka bilang ikhlas itu
apa?!?!? Dan dari sekian jawaban2 yang dijelasin sama teman2 aku tentang
“pengertian ikhlas” gak ada satu pun yang buat aku puas atau kena lah untuk
ngerti maksud mereka (mungkin karena factor otakku lemot juga kali ya)
Hhahahahaha. Dan finally that I know ikhlas itu adalah emosi bukan definisi,,
Hhahahahaha. Iya’lah,, nenek salto juga tau.
Menjelaskan tentang ikhlas itu bukan perkara yang mudah,
bahkan orang2 yang pandai pun belum tentu bisa menjelaskan tentang ikhlas (yang
pandai aja belum tentu, apalagi aku,, boro2)
Berawal dari pernyataan tadi, ikhlas itu melibatkan emosi,
emosi itu melibatkan hati, hati itu lebih dalam daripada lautan. Jadi kedalaman
hati itu tidak dapat diketahui oleh siapa pun kecuali Sang pencipta dan pemilik
hati itu sendiri. Ikhlas adalah RAHASIA antara Allah dan Hamba-Nya. Malaikat
pencatat tidak mengetahui sedikit pun mengenainya untuk dapat dia tulis.
Hanya’lah Allah semata yang dapat menilai, mungkin kita bisa berbohong pada
yang lain, tapi tidak pada Allah. Jujur kalau aku sendiri bisa merasakan ikhlas
yang hakiki itu pada saat ibadah, khususnya pada shalat. Diawali dengan niat
“LILLAHI TA’ALA”. Karena Allah,, hanya kepada Allah. Subhanallah deh,, (gak
bisa dijelasin secara kontekstual, cuma bisa dirasa di dalam hati)
“Dari ikhlas tanpa balas menjadi ikhlas tanpa batas.”
Apa sih yang diharapin atau balasan apa yang diinginkan dari
setiap ibadah yang kita lakuin?
Pasti ada yang ngarepin dapat pahala, terkabulnya hajat,
bisa masuk surga, dihapuskan dosa, biar sederajat dengan para sufi, wah macam2
deh. Tapi pada intinya sih dari sekian alasan tadi cuma satu yaitu, “Ridho
Illahi”. Cuma itu aja alasan dari sekian perkara ibadah yang kita lakuin di
dunia ini.




