Loading...

Minggu, 20 Oktober 2013

Underclass Hero


Saat ini gw mencoba untuk bercermin, melihat sisi diri yg telah tumbuh dan berkembang semakin besar. Tidak hanya usia tapi juga dari postur tubuh, postur tubuh yg tumbuh menyamping bukan ke atas. Hhahahaha
*Perlu diingat ya,, gw gak gemuk hanya sedikit membesar.

Oke, gw lagi pengen ngegaLau, jadi please serius. Jangan ketawa dulu.
gw playing dulu instrument dari yiruma yg judulnya “river flow in you”, biar dapet feelnya untuk nulis blog ini. Dan buat kalian para visitor yg dirahmati ALLAH SWT, kalian bisa dengerin lagu itu di tracklist song blog ini.
*setelah diplaying lagunya pun gw tetap bingung mau nulis apa. Hhahahahaha (eh gak boleh ketawa, lagi serius)



Tahun ini adalah tahunnya gw, yaitu tahun ular.
Bulan ini adalah bulannya gw, yaitu bulan oktober.
Terus kenapa dgn tahun dan bulan itu?!?!? Masalah buat loe?!?!
Oiya, sebelumnya gw mau sampein script ini gw dedikasiin buat diri gw sendiri, yg sekarang dirasa masih belum sempurna dari segi apapun. Still not getting any 

*      gw bukan seorang wanita yg cantik secara paras,
*      gw bukan seorang wanita yg pandai dalam saintist,
*      gw bukan seorang wanita karir yg elegant layaknya miss Independent,
*      gw bukan seorang wanita yg terlahir dari planet kryptonite,
*      gw bukan seorang wanita yg memiliki kekuatan bulan yg bisa menghukum orang2 yg gak gw suka,
*      gw bukan seorang wanita yg gaul, funky, kece, staylist, fashionable, dLL

I’m only a girl still looking for special things inside of me. I’m the only one here growing up, it’s not easy to be me. Sometimes I feel so hard to understanding with all that happened to me, but when I woke up in the morning i know ALLAH SWT still give me chance to keep survive in this life.

gw memang tidak banyak berharap lagi dalam hidup ini, bukan berarti gw pesimis atau mistis bau amis. gw hanya sedang belajar arti kata “tawadhu”, dengan banyak bersyukur yg udah ALLAH kasih dan ikhlas bersabar dgn segala yg ALLAH ujikan.

gw  bukanlah sang pemimpi seperti dalam film laskar pelangi, gw hanyalah sang pemikir. Entah’lah apa yg dipikirin, penting atau gak yg dipikirin juga gak ngerti. Hhehehe, autish ya,,, tapi intinya gw suka mikir.
Mungkin kalian semua pernah dengar nama aristoteles, plato, Socrates, Archimedes atau para ahli pemikir filosofi dari yunani sana. Mereka sih jelas tentang apa yg dipikirinnya, Nah kalau gw,,, otak aja udah tinggal sisa-sisa. Hhahahaha

Terkadang gw emang suka sotoy dgn pemikiran sendiri. Terkadang gw punya planning  aga extreme (gak extreme deh, kesannya luar biasa bgd). Ya pada intinya ketika planning itu tidak dapat diaktualisasikan dgn baik, maka rasanya itu “Mak’nyos”. Dan gw sudah gak mau seperti itu lagi sekarang, gw hanya menjalani semua dgn hati. gw yakin kalau gw salah, ALLAH akan menghapus bagian itu dan menggantinya dgn yg benar (baik dimata-NYA). gw berharap dgn segera bisa menemukan benang merah yg sesungguhnya dalam hidup ini. Semoga dgn bertambahnya usia ini, gw jadi semakin “Takut” sama ALLAH. Sehingga gw benar2 paham hakikatnya gw dilahirkan dan masih bernafas sampai saat ini, dari siapa, oleh siapa, kepada siapa dan utk apa?

Bismillahirrohmanirrohim
Dear ALLAH SWT,
First of all I would like to say thx a lot for everything, thx for blessing me, thx still have protect my guardian angel (I mean my dad). When tears run down my face, I can’t replace. There’s so many things that I wanna talk about, there’s so many untold my story. But that was just I wanna share in my sujood.

Makasih banged utk orang2 yg selalu mensupport, sehingga hamba masih punya semangat utk tetap tersenyum. Ya ALLAH,, lindungilah mereka, karena tak ada yg perlu dikhawatirkan jika sudah Engkau yg menjaga-Nya. Pokoknya wish all the best always for them *berasa kaya menang nominasi aja. Hhehehehe

Pada akhir tulisan ini hamba hanturkan shalawat dan salam kepada Nabi besar Muhammad SAW. beserta keluarga besar dan para Sahabat-sahabatNya. Sampaikan salam hamba jg utk Bunda Tercinta.



“Semoga segala doa yg baik terijabah, Allahumma Amin.”

Minggu, 06 Oktober 2013

Lampu kuning....



Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang sangat sempurna baik secara fisik maupun psikis. Manusia dianugerahi hati nurani (qalb), akal pikiran (al-‘aql), jiwa (an-nafs), dan ruh (ar-ruh) sebagai unsur psikis dan jasad (al-jism) sebagai unsur fisik. Emosi merupakan salah satu hasil kerja dari sinergi unsur fisik dan psikis.



Emosi mempunyai bentuk yang berbeda-beda, misalnya senang, sedih, marah, takut atau gejala-gejala lain yang merupakan respon dari bekerjanya indera manusia. Salah satu emosi yang sering muncul dalam diri kita adalah emosi marah (ghadab). Marah merupakan salah satu satu fitrah manusia, marah merupakan bentuk ekspresi emosi yang ditimbulkan oleh pengaruh lingkungan sekitar manusia, dimana biasanya orang akan menjadi terpancing emosi marahnya apabila mendapatkan stimulus-stimulus yang mengancam atau mengusik ketenangan dan kenyamanan seseorang, misalnya orang akan marah jika dia di caci maki, di hina, dipukul, atau bahkan dilecehkan oleh orang lain.



Dan gw adalah seseorang yg pernah merasakan dicaci maki/dihina/dilecehkan secara verbal.
Rasanya itu Waawww,,


Tapi gw cuma manusia biasa (gw bukan tipe pemberontak), gw hanyalah perempuan yg mendominasikan setiap pemikiran gw dengan perasaan. Jadinya gw lebih suka DIAM memendam perasaan sakit itu sendiri dalam hati, tanpa menyisipkan rasa benci atau menyisipkan sumpah serapah yg tidak bermanfaat sama sekali. Gw cuma bisa berharap dan berdoa agar gw gak nemuin nightmare itu lagi next time. Alasan kenapa gw lebih suka diam karena, itu salah satu cara untuk meminimalisir kontrol yg tidak seimbang. Takut aja kalau sampai organ lembut yang tidak bertulang ini (lidah) sampai mengiris hati seseorang. Karena setahu gw, punya perkara segede gunung sedalam samudera seluas jagad raya dgn Sang Khaliq itu masih bisa ditoleransi dgn banyak-banyak istigfar. Nah, kalau perkaranya dgn manusia,, bisa amsyong. Allah gak bakal acc tobat kita sebelum kita meminta maaf dgn orang yg udah kita sakitin itu. Hoooroooorrrrrr………



Hmmm,, ada hadist nih :

Rasulallah SAW. bersabda bahwa Sesungguhnya marah itu bara api yang dapat membakar lambung anak Adam. Ingatlah bahwa sebaik-baik orang adalah orang yang melambatkan (menahan) amarah dan mempercepat keridhaan dan sejelek-jelek orang adalah orang yang mempercepat amarah dan melambatkan ridha”.

(HR. Ahmad dari Abu Sa’id al-Khudriy).



Alasan lain kenapa gw gak mau terlalu berapi api ketika marah adalah mindset gw yaitu “im nothing”. Yups,, gw merasa gw bukan siapa2, gw bukan apa2 tanpa Allah. Sama sekali gak ada yg bisa gw sombongin utk marah, mungkin lebih akrabnya kita sebut down to earth. Terserah deh mau dibilang lemah kek atau apa kek, yang penting

إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن

Kalau udah inget itu, lupa deh semua perkara, gw gak butuh alasan lain lagi utk mikir yg bukan kapasitasnya gw.


 

Motivasi gw nulis ini sih simple, semoga dgn coret2an ini bisa sedikit memberi manfaat buat yg baca. Hati-hati dgn setiap perkataan yg terlontar dari mulut kita, kita gak pernah tahu efek dari setiap perkataan kita itu, baik maupun buruk. Kita gak pernah tahu apa kita bakal bangga pernah mengatakan suatu hal atau malah menyesal pernah mengatakannya. Kalau memang kita tidak bisa berkata baik diam itu lebih baik kok, tapi lebih baik lagi berkata yg baik. (semoga bisa mencerna kalimat yg terlontar dari mulut orang autish macam gw ini) Hhehehehe


 



SejaRah NecH